yang fudul

Sabtu, 05 Oktober 2013

Artikel Manajemen dengan menggunakan Bahasa Indonesia tidak resmi



Pemeintah rencananya bakal ngeluarin kebijakan tambahan dalam upaya nyelametin perekonomian nasional. Bank Indonesia janji bakal dukung setiap langkah pemerintah ngejaga stabilitas ekonomi dalam negeri.
Di tengah kritikan kan paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pada Agustus kemarin, Bank Indonesia jadi salah satu yang ngebela pemerintah.
"Kami mengikuti bahwa paket yang kemarin diajukan 23 Agustus, realisasinya sudah banyak yang terwujud. Bahkan kami melihat misalnya seperti Keppres atau Inpres yang mengatur tentang upah minimum juga itu langkah yang baik," kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Gedung Bank Indonesia, Jumat (4/10).
Katanya Agus Matowardoyo, BI masih punya beberapa program yang disiapkan untuk menopang paket kebijakan tambahan yang akan dikeluarin pemerintah.
"Kalau seandainya nanti akan ada paket, kami merasa nanti akan diundang untuk koordinasi. Tapi Bank Indonesia juga mempunyai program untuk merespon, dan kami nanti akan terus koordinasi dengan pemerintah," imbuh Agus.
BI mengapresiasi langkah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjaga stabilitas pasar keuangan dengan menerapkan lindung nilai atau hedging valas.
"Hedging valas itu salah satu yang dikeluarkan oleh BUMN, tetapi yang mereka keluarkan antara lain bond stabilization framework, menyelaraskan antara BUMN yang punya valas dengan yang beli valas, koordinasi dana pihak ketiga supaya tidak terjadi kenaikan bunga, terus juga langkah langkah dalam melakukan transaksi di dalam rupiah, itu kan bagus sekali," tutup Agus.
Kementerian BUMN telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) BUMN No.09/2013 pada 25 September 2013 lalu guna menjaga nilai tukar rupiah agar tidak terlalu bergejolak.



http://www.merdeka.com/uang/bi-sebut-paket-kebijakan-pemerintah-berhasil-selamatkan-ekonomi.html

Analisis : Artikel ini sudah dirubah dengan menggunakan Bahasa Indonesia tidak resmi, kara kosa katanya tidak sesuai EYD, dalam artikel ini disebutkan beberapa kata yang tidak resmi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hai, Bagaimana menurutmu? Ada komentar?